Senin, 17 Desember 2012

Langit

"ketika langit mencintai bumi, rasanya ada yang salah, tidak benar.
dia dekat, bahkan langit sanggup melindungi bumi dengan segala kelembutannya.

langit sanggup memberikan kehangatan dengan mataharinya ketika bumi merasakan kesepian dan kerinduan yang menusuk menjalari dirinya.
langit sanggup memberikan kenyamanan dengan awan-awannya yang beriak, dan anginnya yang menggelitik menghibur bumi yang membutuhkan sandaran.

tetapi bumi tetap angkuh, dengan semua yang telah dia terima. dia tidak tahu dan tidak mau tahu apa yang telah langit berikan kepadanya. langit berduka dan hujan sebagai bukti akan kesedihannya yang nyata.
tetapi langit tidak merubah perasaannya, dia tetap mencintai bumi, dia tetap ingin berada di samping bumi.
maka langit turun dalam bentuk kabut, hendak memeluk bumi. tetapi masih saja bumi tidak mempedulikannya. dia membiarkannya menggantung, mengambang di udara tanpa sedikitpun membiarkan kabut menyentuhnya.

ketika langit mencintai bumi, ada yang salah di sana.
tetapi langit tetap mencintai bumi." DNS 2012

Tidak ada komentar:

Posting Komentar